SINKRONISASI DAN SUPERVISI MPM LEARNING CENTER DI KONSENTRASI KEAHLIAN TSM SMKN 1 WONOREJO
Wonorejo – SMK Negeri 1 Wonorejo melaksanakan kegiatan sinkronisasi kurikulum dan supervisi/visitasi konsentrasi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) pada hari Rabu, 20 Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan vokasi agar lebih selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri (DUDI).
MPM Learning Center melaksanakan kunjungan rutin ke setiap SMK binaan Astra Honda Motor (AHM) di wilayah Jatim dan NTT. Kunjungan kali ini meliputi supervisi bengkel/laboratorium beserta tools dan unit praktek guna menciptakan kualitas bengkel dan praktikum sesuai standar dari AHM dan juga melakukan sinkronisasi kurikulum untuk tahun pelajaran 2025 - 2026. Perwakilan dari MPM yang hadir dalam kegiatan ini ialah bapak Zeffi Muhammad Irhami selaku SHEP Officer MPM Learning Center. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 sampai 10.30 WIB bertempat di Gedung BIC untuk sinkronisasi dan Bengkel TSM untuk supervisi/visitasi.
Kegiatan pembukaan sinkronisasi kurikulum dilakukan di Gedung BIC dan mengundang Tim Manajemen sekolah, guru produktif TSM beserta guru normatif-adaptif yang mengajar di TSM. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ibu Ana Zuyyinah, M.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah SMKN 1 Wonorejo bidang Kurikulum, dalam sambutannya beliau menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah dengan mitra industri. “Sinkronisasi kurikulum merupakan langkah nyata untuk memastikan bahwa apa yang diajarkan di sekolah benar-benar terwujud dan sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan di industri,” ujar beliau.
Foto bersama saat kegiatan sinkronisasi kurikulum bersama Pak Zeffi dari MPM Learning Center di Gedung BIC
Selanjutnya setelah kegiatan pembukaan dilaksanakan, Supervisor bapak Zeffi beserta guru produktif TSM berpindah tempat menuju ke bengkel TSM untuk melakukan peninjauan langsung ke bengkel praktik siswa, mengevaluasi kesesuaian sarana prasarana, serta berdiskusi memberikan masukan terkait permasalahan yang dihadapi selama pembelajaran berlangsung. Bapak Zeffi dengan didampingi guru produktif TSM mengecek kondisi alat-alat dan juga unit sepeda motor yang ada di bengkel. Nantinya jumlah dan kondisinya akan disesuaikan dengan standarisasi Grade SMK yang sudah ditentukan. Untuk saat ini SMKN 1 Wonorejo berada pada posisi Grade A. Oleh sebab itu harapan tahun depan sudah bisa naik ke Grade A+/TUK.

Pak Zeffi sedang mengecek kondisi dan jumlah tools dan unit praktek di bengkel TSM
Setelah selesai mengecek alat-alat dan unit praktek, guru produktif TSM bersama bapak Zeffi duduk bersama mendiskusikan pembaruan materi ajar, strategi pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan rencana pelaksanaan UKK di TUK terdekat. Hal ini diharapkan dapat memperkuat link and match antara sekolah dan kebutuhan tenaga kerja. Karena tujuan utama MPM untuk tahun ini ialah peningkatan kualitas SDM unggul yang dibutuhkan oleh jaringan Ahass se-Jatim NTT. “Tahun ini, kami di MPM lebih fokus pada peningkatan kualitas SDM guna memperkuat brand image masyarakat terhadap layanan servis di Ahass.” Ujar pak Zeffi di sela diskusi bersama.
Kegiatan supervisi berjalan dengan lancar dan para guru mendapatkan banyak masukan terkait keinginan sekolah untuk segera naik Grade menjadi A+/TUK dan berbagai hal yang perlu dilengkapi. Sementara bapak Zeffi menyampaikan apresiasi atas komitmen sekolah dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten melalui kegiatan UKK. Di akhir kegiatan, bapak Zeffi memberikan penguatan, mulai dari peningkatan tools dan unit praktek terbaru dalam pembelajaran, pengelolaan administrasi portal program satu hati, hingga pemetaan sertifikasi guru yang masih belum terlaksana semua. Dengan adanya kegiatan sinkronisasi dan supervisi ini, SMKN 1 Wonorejo semakin mantap untuk mencetak lulusan siswa-siswa TSM yang kompeten dan siap bekerja.

